Guru… Juni 20, 2008
Posted by jokohb in Pendidikan, Renungan.trackback
ibarat air, guru harus terus menyejukkan
dan memberi kesegaran
ibarat udara, guru harus terus melegakan
dan memberi nafas kehidupan
ibarat api, guru harus terus menghangatkan
dan memberi penerangan
ibarat tanah, guru harus terus menopang
dan memberi ruang untuk berkembang
Komentar yang dikirm oleh Miss Indah [at] uin malang pada artikel Kategori guru yang baik.
Mari kita teladani.
Terimakasih Miss Indah
Ooo…
Jadi “harus toh…
Baru tau saya…
To : akhi hyorinmaru…. “harus” nya itu dalam artian beda…. pingin tau ????….
Banyak orang menilai bahwa trauma itu bagus dan
bermanfaat, itu terjadi pada saat manusia mampu
berfikir secara mandiri
Tapi….
Sadarkah Anda, saat masih berada dalam pangkuan
sang ibu??
Anda tak pernah lelah dan terus berusaha walau
berulang kali gagal….untuk menggapai
satu impian
Jika anda trauma saat itu maka bisakah Anda
Merangkak dan berjalan saat ini??
Trauma saat ini bergunakah??
Atau terus berusaha saja, samapi tercapai impian??
Nanti saja deh trauma, setelah ajal Tiba
Pesan dari mbah Einstain
Belajarlah dari hari kemarin
Hiduplah untuk hari ini
Dan berharaplah untuk hari Esok……
@ Hyorinmaru
jika diartikan harus “yang sesungguhnya”, memang guru harus seperti itu, tapi tidak semua guru bisa…
Jika diartikan harus “dalam artian beda”, maka berusaha dan terus berusaha adalah kata yang tepat menurut saya
Menjadi guru adalah pilihan, menjadi guru adalah amalan, menjadi guru adalah salah satu jalan menuju ke surga
Mengingatkan!! Rasulullah adalah guru bagi kita semua
Bener dan setuju dg apa yang di sampaikan P.Joko menurut saya juga seperti itu…….
Btw, ibarat pertumbuhan manusia dari bocah ke “orang”, boleh gak kalo saya menelorkan istilah “guru bau kencur”, untuk mengistilahkan guru yang tidak mengenyam pendidikan keguruan, namun masih belajar dari lingkungan dan senior-seniornya (jang jelas sih, Pak Joko ga masuk di kalangan ini
) ?
O iya, Mbak Indah blognya mana yaa..
To…Mr. Hendri, Mr.Joko….trims atas kunjunganya ke Mlg, uda gk penasaran lg dr kemarin cuma lihat dari blog….Oh iya maaf pak, untuk blog saya blm bisa saya umumkan sekarang cuz…msh blm ada isinya apa2….masih sibuk persiapan ujian skripsi ….Mohon Doa’ restu dari bapak2 guru di SMKN1 Pacitan.
@ gurumutant
Ah bisa aja Mr Hendri…
Dalam mengelola kelas dan cara menyampaikan guru yang “junior” walaupun tidak dari “keguruan” akan sangat mungkin jika dia akan lebih berhasil! bukan begitu Sir?
Tetap berdjoeang demi mencerdaskan anak bangsa!
@ Miss Indah
Betul kata “P3″ jika saya ketemu Miss Indah… pasti saya akan berkata:
“Ooooo…. ternyata……”
penasaran… tanya “P3″.
OK deh, kapan2 kami ke MLG lagi.
Dan Semoga berhasil dalam Pendadaran nanti, PASTI BISA!
Kami tunggu di SMKN 1 Pacitan secepatnya, boleh kan “P3″ ?
Ooooo…. ternyata… apa ya pak ??? wah jadi penasaran…..
he…he…
Mohon Do’a nya ya pak, tanggal 29 Juli besok tepatnya jam 10.00 saya ujian skripsi….dan kebetulan tema skripsi saya berhubungan dengan SMK N 1 Pacitan….
Ok…ok don’t worry Mr…after ujian balik ko’ ke Pacitan…..
Amin, saya yakin juga pasti BISA..walau besok pengujinya he..bisa dikatakan agak serem (Pengujinya P3 wkt ujian dulu)…
seperti kata pepatah : Jangan pikirkan kesulitan yang menimpah kita tapi pikirkan kemuduhan2 nya niscaya Kita akan terhindar dari kesulitan2 yang lebih berat, dan yakin kehendah Allah itulah yang terbaik walaupun bagaimana pun jua bentuknya….
Dan Sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan…..
Oh iya ada yang lupa, dapat salam dari siswa2 bpk yang di UIN…Semangat belajar mereka Tinggi2…..wl sore2 terkadang sampai kedinginan pinginya belajar terus terutama belajar “Bahasa Java”
Salam juga buat P.Hendri&P…(^_^)
so sweet,,,,,,syair yang bapak bwt dalem bgetttttt,,,,
jadi terharu q…..