jump to navigation

KERBAU April 26, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan, Renungan.
4 comments

Kerbau… siapa yang tidak tahu? mungkin anak-anak yang dilahirkan tahun 2000 akan kesulitan melihat wujud aslinya, bagaimana sih Kerbau itu? Sebagai orang tua juga kesulitan dalam mempelihatkan kepada anaknya wujud aslinya (apalagi yang hidup di kota besar). Internet mungkin jadi salah satu alternatif bagi orang tua yang tidak banyak waktu untuk mengajak anaknya ke kebun binatang dalam mencarikan gambar kerbau.

AKAN TETAPI…
Hari ini kita tidak boleh menutup mata, banyak sekali “Kerbau”, bagaimana tidak?
Disetiap lini kerja bidang apapun, juga birokrasi dan sistem yang dibuat membuat kita tidak berdaya…
pada saat kita pada posisi melaksanakan tugas yang bertentangan dengan NURANI, tapi tidak kuasa untuk memberontak karena “SISTEM” yang begitu kompleks sehingga “tugas” tersebut tetap kita jalankan walaupun dengan berat.
Jika sudah seperti ini siapa yang salah…? Sistem yang dibuat? Sipembuat Sistem? atau Pelakunya?

Tidak jarang pasti kita dihadapkan pada posisi seperti diatas (seperti saya -mungkin)
Bagimana kita mensikapi hal tersebut? pasti tergantung dari kekuatan dan kepentingan kita -saya kira. Dan pasti banyak yang seperti itu.

Menurut saya jika kita pada posisi seperti di atas… maka kita tidak lebih seperti “Kerbau yang dicocok hidungnya”, benarkah?

Bagaimana kita dapat merubah kondisi seperti itu? jawabannya ada pada kita.
Apakah anda termasuk “yang dicocok hidungnya”…?

Sistem tetaplah sistem yang hanya mementingkan kepentingan sebagian pihak, diperlukan kekuatan dan etika yang baik untuk menjauh dari “sistem dan birokrasi yang tidak halal”. Mampukah Kita?

(lagi…)

S E B E L U M April 21, 2008

Posted by jokohb in Renungan.
1 comment so far

Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik…
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali

Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan…
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apa-apa untuk dimakan

Sebelum kita mengeluh tidak punya apa-apa…
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan

Sebelum kita mengeluh bahwa kita buruk…
Pikirkan tentang seseorang yang berada dalam keadaan terburuk dalam hidupnya

Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda…
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup

Hari ini sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita…
Pikirkan tentang seseorang yang belum diberikan cahaya mata

Dan disaat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan…
Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka juga punya pekerjaan seperti kita

Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain…
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa

Dan ketika kita sedang bersedih dan dalam kesusahan…
Tersenyum dan bersyukur kepada Allah karena kita masih
HIDUP!

Sumber Dikutip dari: MUTIARA AMALY
Volume 48
Dalam Kategori: Mutiara Karima
(Isi telah mengalami pengeditan)

“HARI INI… SEBELUM KITA MENYIA-NYIAKAN SEMUA NIKMAT YANG KITA TERIMA…
PIKIRKAN TENTANG SESEORANG YANG TIDAK PUNYA APA-APA”

Bersykurlah… Bersyukurlah… Bersyukurlah

Kebesaran Allah SWT April 15, 2008

Posted by jokohb in Renungan.
add a comment

Allahu Akbar…
Alhamdulillah…

Setelah menunggu selama lebih dari 9 bulan, akhirnya anak yang ke-3 yang kami nantikan lahir juga pada hari Sabtu, 5 April 2008 Pukul 06.05 WIB.
Sungguh merupakan kebahagian yang teramat sangat bagi kami karena lahir dengan normal keduanya selamat dan sehat. Terima kasih Ya Allah… engkau beri kemudahan dan pertolongan kepada istriku dalam melahirkan, padahal beberapa minggu sebelum kelahiran diagnosa dari bidan dan dokter posisi bayi dalam kandungan tidak dalam posisi yang normal (sungsang).
Tentunya bagi bapak (calon bapak) yang dalam penantian kelahiran bayi yang sedang di kandung sang istri akan merasa cemas dan waswas bila posisi bayi tidak pada posisi yang semestinya… namun jika kita “berusaha” dan terus “memohon pertolongan dari Allah”… Insya Allah pertolongan itu akan datang.
Seperti yang kami rasakan… Sungguh Maha Besar Engkau ya Allah… tidak dapat kami hitung nikmat yang telah Engkau berikan kepada kami.

Ya Allah…
Jadikanlah anak-anakku menjadi anak-anak yang bertaqwa hanya kepada-MU
Berilah kepada anak-anakku kehidupan dan penghidupan yang baik
Selamatkan kehidupan anak-anakku didunia dan akhirat. Amin Ya Robbal ‘Alamin.

Salam buat Istriku tercinta:
IKAH SUHARTATIK
dan anak-anakku sayang:
JIHAN HANIFAH HARLIA
MU’ADZ ZAHID HIDAYATULLAH
ZAYN NUR RAFIDAH

JIHAN HANIFAH HARLIA MU'ADZ ZAHID HIDAYATULLAH ZAYN NUR RAFIDAH