jump to navigation

Lupa… Februari 11, 2008

Posted by jokohb in Tidak terkategori.
add a comment

Setelah selesai nge-ghost di lab 5, kami (Saya+Pak Yuan+Pak Kuncung) berencana pulang waktu itu sekitar pukul 00.45 WIB, tiba-tiba turun hujan yang lumayan deras sehingga kami mengurungkan niat untuk segera pulang. Namun Pak Yuan ingin langsung pulang walaupun hujan, lalu diambilnya lah sebuah mantel dari jok motor MIO Gaulnya. Sudah dipake itu mantel ternyata belum juga pulang ternyata kebingungan mencari sesuatu, kemudian mencari saya karena barang tersebut mungkin-pikirnya- ketinggalan di Lab 5. Maka Pak Yuan ke Kantor TI dan ketemu Mr. Fath-waktu itu saya di kamar mandi guru, diinformasikan oleh Mr. Fath bahwa saya dah pulang-karena memang sudah pamitan, maka Pak Yuan tambah bingung karena harus masuk ke Lab 5 namun kunci tidak ada ditempat dan perkiraan terbawa oleh saya. Setelah keluar dari kamar mandi maka Pak Yuan langsung menanyakan kunci kepada saya-dan memang terbawa- lalu saya berikan dan ketika saya masuk ke kantor Mr. Fath kaget karena saat ketemu pas di depan pintu (baru kali ini nih dia kaget!).
Kemudian saya menyusul Pak Yuan ke Lab 5 karena ingin melihat proses ghost yang saya tinggalkan tadi, ternyata setelah dicari itu barang tidak ada ? Pak Yuan tambah bingung.
Setelah beberapa lama, Pak Kuncung teringat dan mengatakan bahwa barang tersebut pasti di…. karena pada saat Pak Yuan….. , Trus Pak Yuan seperti kebanyakan orang mendaratkan tangannya di kening… “oh iya tadi kan…” dan kami pun…. sudah tahu kan apa yang terjadi.

Kira-kira barang apa yang di cari Pak Yuan? Wah rupanya Pak Yuan sudah ….. :-) Lupa ya oom

Nah tuh hujan dah berhenti…. Pulang deh, Home sweet home (walau belum punya rumah sendiri) :-)

Kantin Kejujuran Februari 11, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan.
add a comment

Sebenarnya sejak melihat berita ini saya ingin langsung posting-tapi belum sempat…- hari itu juga, berita yang ditayangkan oleh salah satu station TV swasta yaitu Trans7 menarik perhatian saya. Berita tersebut menyebutkan di salah satu sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) menerapkan kejujuran siswa dalam kegiatan jual beli di kantin sekolah yang tidak ada penjaga kantinnya, bagaimana bisa jujur? yaitu dengan cara tiap siswa yang melakukan transaksi pembelian barang harus menulis barang yang dibeli dan menyimpan uang di kotak yang sudah disediakan sesuai dengan harga barang tersebut, jika ada kembalian maka siswa juga mengambil kembalian di kotak yang telah disediakan. Tidak ada kamera tersembunyi… yang ada slogan-slogan yang menggugah siswa untuk berbuat jujur.

Bagaimana dengan di sekolah kita.. mungkinkah bisa diterapkan?

Info: sambil nge-ghost di lab5