Bersepeda ke Tumpak Rinjing Januari 16, 2008
Posted by jokohb in Olah raga.1 comment so far
Kamis, 10 Februari 2008 bertepatan 1 Muharam 1429 H, Aku bersama keluarga (Istri dan 2 anak) beserta Pak Tri Sutanto (Sayang Pak Hendri dan teman-teman yang lain ngga bisa ikut) melakukan perjalanan bersepeda ke Tumpak Rinjing yaitu tempat Monumen Jenderal Sudirman. Dengan bersemangat Aku mengayuh sepeda mulai dari sekolah (SMKN 1 Pacitan) sampai Monumen Tumpak Rinjing tanpa berhenti bersama Pak Tri mengayuh sepeda dengan santai walaupun demikian sangat capek dan kelelahan, mungkin dikarenakan baru kali itu kami bersepeda sejauh kurang lebih 9 Km, sedang istri dan anakku menggunakan Nouvo mendampingi kami.
Sesampai di Tumpak Rinjing, Aku langsung menuju tangga dan ingin melihat lebih jelas… dan ternyata benar “gagang” keris Jenderal Sudirman sudah tidak ada (mungkin ada yang mematahkan dan mengambilnya), dan membaca tulisan ikrar yang ada di dinding monumen tersebut, ternyata ada kesalahan tulisan yaitu dalam kata “mengelola” disana tertulis “melola”. Semoga pihak yang berkompeten dapat segera memperbaikinya.
Setelah santai sejenak dan keringat sudah kering, nah ini… “Punten” disantap … mantap, apalagi pada saat lapeer begitu…., mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilanjutkan dan dijadwalkan mengingat kita kurang banget olah raga!
Mari bersama Guru-guru TIK kita wujudkan kebersamaan dan kesehatan!
Selamat Tahun Baru Hijriyah 1429 Januari 9, 2008
Posted by jokohb in Tidak terkategori.add a comment
Mengucapkan:
“Selamat Tahun Baru Hijriyah 1429“
Semoga kita mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dan tentunya ada perubahan yang berarti untuk hidup setelah mati.
Sungguh berkelakuan baik atau buruk itu adalah pilihan!
Feedback dari Siswa Kelas 1 Multimedia Januari 4, 2008
Posted by jokohb in Tidak terkategori.add a comment
Pada hari ini, saya mengingatkan kembali tentang pentingya tata tertib. Kemudian saya meminta kepada siswa untuk meberikan feedback.
Ada tiga yang diusulkan siswa: (tulisan aslinya)
- Tentang Modul: Kepemilikan modul kalau bisa diwajibkan semua siswa harus punya. Memang dari bapak sudah menyuruh untuk fotocopy, tetapi kesadaran siswa menjadi faktor utama, tapi mengharapkan ketegasan dari bapak. Bukan masalah hak, tapi demi kemajuan
- Ulangan: Kami mengharapkan selesai pembahasan modul langsung ulangan, dengan alasan kami tidak terlalu banyak belajar modul awal – akhir, jadi proses pemahaman kami tidak terlalu berat.
- Siswa: Bagi siswa yang sering membuat ulah, diberi sanksi yang membangun. Misalnya, diberi tugas. Kalau tidak diberikan maka siswa tersebut akan menyepelekan bapak. Walaupun bapak sering memberi masukan.