jump to navigation

Kisah seorang Pengawas Ujian Nasional Juni 15, 2009

Posted by jokohb in Tidak terkategori.
Tags:
add a comment

Pagi ini, saat memoderasi milis-milis yang saya tangani dan membaca email yang baru saja masuk. Saya cukup tercengang membaca sebuah email dari mailing list Centre for the Betterment of Education (CFBE) yang menceritakan kisah seorang pengawas Ujian Nasional (UN) dalam menjalankan tugasnya.

Terlepas dari kontroversi penyelenggaraan Ujian Nasional yang kalau dibahas tidak akan selesai dalam waktu berhari-hari, yang membuat saya miris adalah berita ini justru membuka sisi lain dari pendidikan kita, yaitu sifat “menggampangkan” dan “jalan pintas”

Cukup menyedihkan melihat siswa kita tidak memahami apa arti dari sebuah proses dan mendewakan yang namanya “kelulusan” dan “nilai”.

Mungkin ini adalah cerminan pendidikan yang diberikan kepada siswa kita.

Dibawah ini adalah email lengkap di milis tersebut, yang linknya dapat diakses disini.

From: cfbe@yahoogroups.com [mailto:cfbe@yahoogroups.com] On Behalf Of yosephine maryati
Sent: 23 April 2008 19:58
Subject: [cfbe] Dilema pengawas UN

Bermata tapi tak melihat,bertelinga tapi tak mendengar….. Tiba-tiba saya jadi ingat syair lagu milik Bimbo tersebut. Inti dari kalimat itu ialah orang yang seharusnya mampu melihat dan mampu mendengar karena memiliki mata dan telingga. Banyak sebab mengapa orang menjadi buta dan tuli meskipun memiliki panca indera yang utuh. Makna yang lebih dalam lagi yaitu buta tuli soal hati nurani.

Dua hari menjadi pengawas ujian nasional SMA bagi saya sangat makan hati. Segala perasaan sebagai guru menjadi campur aduk,antara yang kasihan melihat beban psikologis anak juga perasaan tanggung jawab profesional sebagai pengawas. Kebetulan saya menjadi pengawas di salah satu SMA swasta. Seperti kebanyakan siswa-siswa di sekolah yang lain,betapa menakutkan dan menegangkan ketika anak IPS sekolah tersebut harus mengerjakan soal matematika. Tahun ini untuk pertama kalinya mata pelajaran matematika menjadi mapel ujian nasional. Banyak siswa IPS yang dahulu memilih jurusan IPS hanya karena menghindari matematika meskipun di program IPS tetap ada sampai kelas XII,namun tahun-tahun sebelumnya tidak diujiankan nasional.

Selama dua jam menjadi pengawas bersama satu pengawas yang lain ,saya sangat menderita. Satu jam pertama saya berusaha mengendalikan perasaan saya yang sedang berkecamuk. Bagaimana mungkin,secara vulgar mereka saling memberikan jawaban meski tipe soal beda A dan B ( kata anak-anak soalnya antara A dan B mirip hanya nomernya beda) mereka dengan cueknya tengok kanan kiri. Kami sudah berusaha memperingatkan tapi seakan mereka tidak peduli pada para pengawas. Kami masih berusaha sabar karena beban psikologis mereka. Namun apakah karena kami memahami beban tersebut justru sikap kami menjadi permisif? Seperti anak kecil yang berbuat kesalahan,kita jarang mau berkata jujur bahwa itu salah. Kita dengan mudah memaafkan mereka karena menyadari bahwa mereka masih kecil. Apakah anak-anak itu minta dikasihani oleh para pengawas dengan membiarkan berbuat seenaknya?

Akhirnya ketika waktu hampir habis,30 menit kami tegas saja. Bukan berarti pengawas diam itu berarti mereka bebas seenaknya. Saya sempat menatap mata salah seorang siswa yang dari awal sibuk cari-cari jawaban. Alhasil malah saya yang gantian dipelotin oleh dia. Saat itu sungguh saya merasa dilema menjadi seorang pengawas ujian. Kami sebagai pengawas pun tidak hilir mudik kesana kemari. Selama satu setengah jam kami duduk manis. Kurang lima menit waktu habis,lembar jawab siswa yang duduk di depan meja guru,masih banyak yang belum diisi. Saya sempat iba karena jelas dia tidak bisa seenaknya seperti teman yang lain meminta jawaban kepada teman. Ketika bel tanda berakhir saya meminta mereka untuk meninggalkan tempat ujian tapi beberapa anak berteriak ”sebentar Buk….” saya berpikir positif bahwa mereka memang butuh waktu untuk menghitamkan jawaban namun di pihak lain kesempatan itu digunakan untuk meminta jawaban secara vulgar. Saya sempat ”gilapen” apa-apaan ini. Akhirnya dengan menepuk-nepuk meja saya menghalau siswa yang sengaja mengambil jawaban teman.

Pulang mengawasi ujian,saya menitikan air mata. Saya tidak mengira kejadian tadi yang disebut ujian nasional. Mengapa anak-anak menyikapi kegalauan dan kekuatiran tidak lulus dengan sikap yang negatif? Mengapa kami para pengawas seakan-akan dihimbau pengertiannya untuk memahami situasi berat ini dengan memberi kelonggaran kepada mereka. Kami melihat sesuatu yang sangat menyakitkan dalam proses belajar namun kami seakan tidak punya power. Kami harus berdamai dengan situasi,kooperatif dengan mereka. Hati nurani saya tersiksa.

Saya tidak menduga,malam harinya saya ditelfon kepala sekolah saya dan diingatkan jangan terlalu serius menjaga ujian. Kalau melihat anak-anak yang saling memberi jawaban,pura-pura tidak tahu saja. Saya cukup kaget karena saya harus berkompromi dengan sesuatu yang bertentangan dengan hati nurani saya. Saya mohon kepala sekolah mencari pengganti pengawas yang sekiranya bisa kooperatif. Tetapi permohonan saya tidak dikabulkan hanya dijanjikan tahun depan saya tidak akan diusulkan jadi pengawas karena kebetulan mapel saya Bahasa Indonesia karena biasanya di tempat kami tidak punya tugas mengawasi. Hanya karena ada beberapa teman yang mengikuri prajabatan maka saya dan dua orang menggantikannya.

Hari kedua,sebelum masuk ke ruangan ,panitia mengingatkan kepada para pengawas untuk tidak terlalu galak. Sejak tadi malam saya menduga pasti panitia mendapatkan laporan anak-anak(meski belum tentu benar laporan mereka) dan menghubungi kepala sekolah saya. Saya memaksakan diri datang meski setengah hati mengingat perintah kepala sekolah saya untuk menjaga hubungan dengan sekolah lain. Saat briefing ,para pengawas dimohon kerelaannya untuk menciptakan suasana sejuk ,mbok yang familiar dengan anak-anak. Kasihan anak-anak yang dapat pengawas yang sungguh-sungguh bekerja,ketika mengatakan hal itu panitia tersebut sebenarnya sambil guyon tapi bagi saya sangat menyakitkan hati.

Saya heran dengan pernyataan itu, artinya ketika pengawas bekerja sesuai ketentuan malah dianggap merugikan anak-anak. Saya jadi apatis,percuma juga kalau saya ingin menjelaskan kepada panitia situasi yang terjadi kemarin karena menurut saya mereka tidak butuh argumen saya,yang mereka butuhkan ya
guru-guru yang kooperatif dan krompromis.

Hari kedua saya lalui tanpa kesan karena saya menjadi begitu cuek jadi pengawas. Teman pengawas yang lain juga banyak yang merasakan seperti saya,sikap mereka ”porah-porah” artinya terserah aja deh.. Ternyata anak-anak tidak hanya saling ngobrol,mereka sungguh tidak punya malu lagi. Bahkan sobekan kertas saling dilempar. Gambaran tentang pendidikan di Indonesia tergambar sangat jelas di hadapan saya. Mengapa yang namanya ujian nasional mengajari orang bersikap tidak jujur. Kepanikan tidak hanya dirasakan murid tetapi guru sehingga guru pun menjadi begitu tegang. Akibatnya menyerah kalah dengan membiarkan dan memberi kelonggaran anak-anak saling memberi jawaban. Kasihan,biarkan saja…..

Beberapa tahun yang lalu di salah satu SMA pinggiran di kota saya,mobil milik pengawas ujian sengaja dirusak oleh anak-anak yang merasa dirugikan karena tidak bisa minta jawaban teman gara-gara diawasi oleh pemilik mobil tersebut. Kekanak-kanakan dan sungguh tidak dewasa,ironis sekali. Mengapa guru-guru menjadi mudah menyerah, dan gentar dengan sikap anak-anak yang cenderung anarkis? Kadang kesannya guru jadi cari amannya sendiri dengan berkompromi membiarkan segala tingkah polah anak-anak ketika ujian. Sungguh dilematis menjadi pengawas ujian nasional…

Salam,
y. maryati
wonosobo

Sumber:
http://khalidmustafa.info/?p=89

Terimakasih kepada Gurumutant yang telah memberkan link ini.

Jadwal Rilis Windows 7 Juni 9, 2009

Posted by jokohb in Tidak terkategori.
add a comment

Washington – Microsoft akhirnya mengumumkan kapan akan merilis sistem operasi terbarunya, Windows 7. Meski tidak menyebut tanggal secara spesifik, raksasa software ini secara resmi memastikan bahwa Windows 7 dan juga Windows Server 2008 bakal dirilis sebelum akhir tahun 2009 ini.

Dikutip detikINET dari Vnunet, Selasa (12/5/2009), Microsoft memberi ancang-ancang bahwa Windows 7 dirilis pada kuartal 4 2009 yang juga bertepatan dengan musim liburan di Amerika Serikat.

Sebelumnya sudah banyak spekulasi tentang kapan Windows 7 akan dirilis. Beberapa pihak memperkirakan Windows 7 diluncurkan awal tahun 2010. Belum lama ini, raksasa komputer Acer menyatakan software tersebut sudah tersedia bulan Oktober 2009.

Microsoft pun tampaknya tidak ingin berlama-lama membuat konsumen penasaran. Bill Veghte selaku Senior Vice President Windows mengkonfirmasi bahwa Windows 7 sudah tersedia pada musim liburan jelang akhir tahun 2009.

Saat ini, user baru bisa menikmati versi trial Windows 7 versi RC, versi yang hampir mendekati tahap final. ( fyk / faw )

Sumber :
http://www.detikinet.com/read/2009/05/12/100704/1129967/317/microsoft-beberkan-jadwal-rilis-windows-7


Ketika sakit Maret 16, 2009

Posted by jokohb in Renungan.
1 comment so far

Mengingatkan pada diri sendiri …

Raga yang diberikan ALLAH SWT kepada kita sangatlah sempurna diciptakan, semua organ berfungsi dengan baik. Bilamana salah satu organ tidak berfungsi, maka akan terjadi ketidakstabilan pada diri kita.
Seringkali kita bekerja tanpa mengenal waktu dan tidak melihat kesiapan kondisi, sehingga kelelahan dan jatuhlah sakit.
Pada saat sakit, kita diuji kesabaran…dan barulah kita sadar bahwa kita melupakan nikmat sehat yang diberikan.
Setiap hari nikmat yang kita terima tidak akan bisa dihitung, oleh karena itu pandai-pandailah mensyukuri nikmat-Nya.
Gambaran di atas merupakan pengalaman pribadi saya…

Saya tersadar… sesungguhnya apa yang kita cari di dunia ini??

United Monza CX02 = Bike To School Agustus 21, 2008

Posted by jokohb in Olah raga.
11 comments

Wah… dah lama nih ga nge-blog (=update)

Tanggal, 16 Agustus 2008.

Ya! setelah menunggu luama suekali, akhirnya beli juga nih sepeda: UNITED MONZA CX02 warna merah menyala (membuat iri Mr. Edi :-) ) seharga Rp 1.300.000,00 di Jogja. Ya lumayan untuk cycling…
Sesampainya di Sekolah dan diturunkan dari mobil langsung dirakit dibantu oleh Mr. Gurumutant dan Mr. Hyorinmaru, sekitar jam 22.20 WIB pulang sambil menikmati udara malam sambil bersepeda (first ride).
Dan sudah dicoba bersepeda Down Hill dari jalan atas laut Pacitan (Teleng Ria) ke Pemandian Lama dengan Mr. Edi dan Mr. Galih walau jarak tempuh tidaklah terlalu jauh hanya sampai laut tapi mengasyikan… :-)

 

Di rumah

 

 

Di Pantai Teleng Ria

 

 

Have fun with new bike!!
Bike To School!

Hati-hati dengan Islam Liberal Juni 23, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan, Renungan.
2 comments

Malam ini ketika saya chat dengan temen yang di Afika-Agus Fery (tugas disana). Saya diberi tahu tentang halalnya homoseksual yang kemukakan oleh Guru Besar UIN Jakarta Prof. Dr. Siti Musdah Mulia yang ditulis oleh Adian Husaini. Dan di Posting di Hidayatullah.com (agak terlambat juga sih). Sungguh memprihatinkan kita sebagai umat Islam.
Mudah-mudahan dapat ditindak lanjuti dan bisa diungkap kebenarannya. Dan Semoga pemerintah kita melalui MUI dan para ulama yang Kafah dapat menyikapinya dengan benar!!

Guru… Juni 20, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan, Renungan.
11 comments

ibarat air, guru harus terus menyejukkan
dan memberi kesegaran
ibarat udara, guru harus terus melegakan
dan memberi nafas kehidupan
ibarat api, guru harus terus menghangatkan
dan memberi penerangan
ibarat tanah, guru harus terus menopang
dan memberi ruang untuk berkembang

Komentar yang dikirm oleh Miss Indah [at] uin malang pada artikel Kategori guru yang baik.
Mari kita teladani.

Terimakasih Miss Indah

ISO LINUX Juni 16, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan.
1 comment so far

Kesulitan mencari ISO Linux? mungkin link di bawah ini dapat membantu: (khusus newbi lho…)

  1. repo.ictpacitan.net
  2. repo.ugm.ac.id/iso/
  3. kambing.ui.edu
  4. ingin lebih lengkap di distrowatch.com, dari situs ini akan ditampilkan banyak distro linux, tinggal pilih dan ikuti link nya
  5. jika ingin yang lain… ya googling aja kali… :-)
  6. Oh ya… jika mau bisa pesan di sini, kami kirim ke alamat anda, hanya mengganti biaya copy dan biaya kirim

Instalasi Linux di USB Flash Drive Mei 18, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan.
2 comments

Linux… kata yang asing bagi sebagian orang (termasuk saya), asing nya yaitu sudah tahu bahwa linux itu powerfull dan fleksible… tuh si Linux belum saya perdalam, hanya bisa instal dan menggunakan-klik sana-sini.
Kemudian saya berfikir ada ga ya linux yang bisa diinstal di USB Flash Drive…. dan jreng… berkat si Google saya menemukan link pendivelinux.com dan setelah saya coba hasilnya memuaskan. Untuk dapat berinternet atau konek ke LAN, konfigurasi IP Address sesuai dengan LAN yang ada.

Dibawah ini adalah screen shot dari pendrivelinux.com untuk panduan instalasi SLAX dari Windows:

Ini adalah Panduan untuk menginstalasi SLAX di USB Flas Drive melalui Windows:Sebelum Instalasi:

  1. Anda harus mempunyai Flash Disk yang berkapasitas minimum 256 MB atau lebih
  2. Anda telah mendownload SLAX-6.0.3.tar
  3. Di Windows telah terinstal Program Komporesi File, jika belum dapat mendownload 7-Zip untuk mengekstrak file

Panduan Instalasi:

  1. Sebaiknya kosongkan Flash Disk atau Format saja sekalian
  2. Ekstrak file SLAX-6.0.3.tar ke USB Flash Drive langsung di root
  3. Setelah itu pilih folder boot yang ada di Flash Disk dan klik bootinst.bat (klik continue jika ada pesan kesalahan)
  4. Ikuti langkah-langkah selanjutnya dengan benar sesuai instruksi
  5. Terakhir restart Windows dan set bios (boot priority) atau bisa menggunakan boot menu (biasanya F8 atau F12) pilih boot from the USB Device
  6. Slax pasti berjalan :-)

Selamat mencoba!

Seberapa Kaya Ya Bill Gates itu? Mei 10, 2008

Posted by jokohb in Tidak terkategori.
1 comment so far

KapanLagi.com – Fakta-fakta dari seorang Bill Gates:

1. Bill Gates menghasilkan US$250 setiap detiknya, itu sekitar US$20 juta sehari dan US$7,8 milyar setahun!

2. Jika dia menjatuhkan US$1.000, dia bahkan tidak perlu repot-repot lagi untuk mengambilnya kembali karena sama dengan waktu 4 detik untuk mengambil, dia sudah memperoleh penghasilan dalam jumlah yang sama.

3. Utang nasional Amerika sekitar US$5,62 trilyun, jika Bill Gates akan membayar sendiri utang itu, dia akan melunasinya dalam waktu kurang dari 10 tahun.

4. Dia dapat menyumbangkan US$15 kepada semua orang di dunia tapi tetap dapat menyisakan US$5 juta sebagai uang sakunya.

5. Michael Jordan adalah atlit yang dibayar paling mahal di Amerika. Jika dia tidak makan dan minum dan tetap membiarkan penghasilannya utuh dalam setahun sejumlah US$30 juta, dia tetap harus menunggu sampai 277 tahun agar bisa sekaya Bill Gates sekarang.

6. Jika Bill Gates adalah sebuah negara, dia akan menjadi negara terkaya sedunia nomor ke 37 atau jadi perusahaan Amerika terbesar nomor 13, bahkan melebihi IBM.

7. Jika semua uang Bill Gates ditukarkan ke dalam pecahan US$1, kita dapat menyusunnya menjadi jalan dari bumi ke bulan, 14 kali bolak balik. Tapi jalan itu harus dibuat non stop selama 1.400 tahun dan menggunakan total 713 buah pesawat Boeing 747 untuk mengangkut semua uang itu.

8. Bill Gates sekarang berumur 40 tahun. Jika kita mengasumsikan dia dapat hidup 35 tahun lagi maka dia harus membelanjakan US$6,78 juta per hari untuk menghabiskan semua uangnya sebelum dia pergi ke surga.

9. Tapi! Jika pemakai Microsoft Windows dapat mengklaim US$1 untuk setiap kali komputernya hang karena Microsoft Windows, Bill Gates akan segera bangkrut dalam waktu 3 tahun! (cax) (kpl/cax)

KERBAU April 26, 2008

Posted by jokohb in Pendidikan, Renungan.
4 comments

Kerbau… siapa yang tidak tahu? mungkin anak-anak yang dilahirkan tahun 2000 akan kesulitan melihat wujud aslinya, bagaimana sih Kerbau itu? Sebagai orang tua juga kesulitan dalam mempelihatkan kepada anaknya wujud aslinya (apalagi yang hidup di kota besar). Internet mungkin jadi salah satu alternatif bagi orang tua yang tidak banyak waktu untuk mengajak anaknya ke kebun binatang dalam mencarikan gambar kerbau.

AKAN TETAPI…
Hari ini kita tidak boleh menutup mata, banyak sekali “Kerbau”, bagaimana tidak?
Disetiap lini kerja bidang apapun, juga birokrasi dan sistem yang dibuat membuat kita tidak berdaya…
pada saat kita pada posisi melaksanakan tugas yang bertentangan dengan NURANI, tapi tidak kuasa untuk memberontak karena “SISTEM” yang begitu kompleks sehingga “tugas” tersebut tetap kita jalankan walaupun dengan berat.
Jika sudah seperti ini siapa yang salah…? Sistem yang dibuat? Sipembuat Sistem? atau Pelakunya?

Tidak jarang pasti kita dihadapkan pada posisi seperti diatas (seperti saya -mungkin)
Bagimana kita mensikapi hal tersebut? pasti tergantung dari kekuatan dan kepentingan kita -saya kira. Dan pasti banyak yang seperti itu.

Menurut saya jika kita pada posisi seperti di atas… maka kita tidak lebih seperti “Kerbau yang dicocok hidungnya”, benarkah?

Bagaimana kita dapat merubah kondisi seperti itu? jawabannya ada pada kita.
Apakah anda termasuk “yang dicocok hidungnya”…?

Sistem tetaplah sistem yang hanya mementingkan kepentingan sebagian pihak, diperlukan kekuatan dan etika yang baik untuk menjauh dari “sistem dan birokrasi yang tidak halal”. Mampukah Kita?

(lagi…)